Si Orang Waras di Tengah Narasi Turun-Temurun
Sosial 29 Jun 2026

Si Orang Waras di Tengah Narasi Turun-Temurun

Seni Menjadi Pengamat yang Diam di Masyarakat

Kita semua pasti pernah berada di sebuah lingkungan—entah itu tempat kerja baru, komunitas, atau lingkungan tempat tinggal—di mana kita berstatus sebagai "orang dalam yang merasa asing". Kita hidup di sana, berinteraksi setiap hari, tapi seiring berjalannya waktu, kita mulai melihat lapisan-lapisan karakter asli orang-orang di dalamnya dan bagaimana sistem di sana bekerja.

Lalu, kita menyadari satu hal: Banyak hal yang berjalan di luar nalar umum, tapi semua orang menganggapnya normal.

Sebagai orang yang melihat kejanggalan tersebut, ada dorongan dalam hati untuk bersuara. Namun, pada akhirnya, kita memilih mengunci rapat mulut kita. Kita memilih diam, tersenyum sopan, dan melanjutkan hidup seolah tidak terjadi apa-apa. Kenapa? Karena kita sedang mempraktikkan sebuah seni bertahan hidup yang krusial: menjaga kedamaian.

Ketika "Normal" Menjadi Relatif

Saat pertama kali bergabung dengan suatu lingkungan, kita biasanya disuguhi topeng formalitas. Namun, begitu waktu berjalan, topeng itu copot. Kita mulai melihat disfungsi sosial yang dipelihara bersama.

Ada lingkungan di mana budaya ghibah (bergosip) menjadi bahan bakar utama keakraban. Untuk bisa diterima, Anda harus ikut menguliti keburukan orang lain. Ada juga lingkungan yang sangat pasif-agresif; konflik tidak pernah diselesaikan secara jantan, melainkan lewat sindiran di grup WhatsApp atau aksi boikot sosial yang halus.

Di ranah profesional atau organisasi kemasyarakatan, kita sering kali disuguhi cara kerja yang jauh dari kata efektif dan efisien. Rapat berjam-jam yang hanya menghasilkan perdebatan kusir tanpa aksi nyata, prosedur birokrasi yang sengaja dipersulit, atau proyek-proyek seremonial yang menghabiskan anggaran besar hanya demi formalitas foto bersama. Kita yang melihatnya tahu persis ada cara yang 10 kali lebih cepat dan hemat, tapi sistem yang usang itu tetap dijalankan dengan bangga.

Komentar (0)
Tulis Komentar
Komentar akan tampil setelah disetujui admin.
Foto Profil
Erwin.R,S.Pd

Guru Informatika

Sedang belajar ngetik sejak 2007. Terus belajar dan berbagi.

Artikel Terkait